KONSTRUKSI CITRA POLRI RAMAH ANAK ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN MEDIA ONLINE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi pembingkaian media online terhadap citra Polri
ramah anak sepanjang tahun 2025. Menggunakan model analisis framing Pan dan Kosicki, penelitian
kualitatif ini membedah 50 unit berita dari lima media dengan latar belakang ideologi yang berbeda:
Kompas.com, Tempo.co, Antaranews.com, Republika.co.id, dan BBC News Indonesia. Hasil penelitian
menunjukkan adanya fragmentasi narasi yang signifikan pada level mikro, meso, dan makro. Media
pemerintah cenderung mengonstruksi frame institusional-prosedural yang menekankan pada
keberhasilan kebijakan. Sebaliknya, media independen dan asing lebih menonjolkan frame kritis
humanis yang berfokus pada akuntabilitas dan standar hak asasi manusia. Republika menyajikan
dimensi unik melalui frame moral-religius yang mengaitkan kepolisian dengan ketahanan keluarga.
Temuan ini mengindikasikan bahwa reputasi Polri di ruang digital bukan merupakan entitas tunggal,
melainkan hasil negosiasi wacana yang dipengaruhi oleh kebijakan redaksional media. Penelitian ini
merekomendasikan perlunya sinkronisasi antara komunikasi humas institusional dengan realitas
kultural di lapangan guna meminimalisir gap persepsi publik



