STRATEGI PENGELOLAAN WORK LIFE BALANCE DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI KARYAWAN PERBANKAN SURABAYA

Authors

  • Danish Afriyansyah Junanda, Nabila Anjani Faradiba Agustin, Eva Septiana Dewi, Maria Rosita Meylani, Vini Fristadea, Agus Wahyudi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan work-life balance (WLB) dalam meningkatkan resiliensi karyawan pada sektor perbankan di Surabaya. Industri perbankan dikenal memiliki tingkat tekanan kerja yang ekstrem akibat target performa yang agresif dan akselerasi transformasi digital yang memicu risiko burnout. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui metode wawancara mendalam terhadap karyawan sektor perbankan di Surabaya untuk mengeksplorasi mekanisme adaptasi psikologis dan dukungan institusional secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan work-life balance yang efektif dicapai melalui penentuan batasan waktu yang tegas antara urusan profesional dan personal serta pemanfaatan waktu libur secara optimal untuk pemulihan mental. Selain itu, dukungan organisasi berupa kepemimpinan inklusif dan ruang komunikasi yang aman secara psikologis terbukti menjadi stimulan eksternal paling dominan dalam memperkuat resiliensi karyawan. Kemampuan adaptasi internal melalui teknik reframing membantu karyawan mengubah beban kerja menjadi tantangan profesional yang dapat dikelola, sehingga menekan dampak kelelahan kerja. Kesimpulannya, integrasi antara manajemen waktu yang disiplin dan ekosistem kerja yang suportif menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan performa serta ketahanan mental SDM perbankan di lingkungan metropolitan yang dinamis.

Published

2026-07-07

How to Cite

Danish Afriyansyah Junanda, Nabila Anjani Faradiba Agustin, Eva Septiana Dewi, Maria Rosita Meylani, Vini Fristadea, Agus Wahyudi. (2026). STRATEGI PENGELOLAAN WORK LIFE BALANCE DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI KARYAWAN PERBANKAN SURABAYA. Social Sciences Journal, 1(3), 160–169. Retrieved from https://journal.pdphi.com/index.php/SSJ/article/view/262