DAMPAK KEBIJAKAN EKSPOR KAYU DAN KONDISI PEREKONOMIAN TERHADAP PENINGKATAN KESEMPATAN KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JAWA TIMUR
Abstract
Studi ini berupaya mengukur pengaruh kebijakan ekspor kayu dan kondisi ekonomi terhadap perluasan peningkatan kesempatan kerja di industri pengolahan kayu Jawa Timur. Industri ini memegang peranan krusial dalam menyerap tenaga kerja serta meningkatkan nilai tambah hasil hutan. Akan tetapi, perkembangan industri ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah terkait ekspor serta kondisi ekonomi, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 61 responden, meliputi pemilik usaha dan para pekerja di industri pengolahan kayu, diterapkan dalam penelitian ini. Regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul. Analisis deskriptif menunjukkan rata-rata variabel kebijakan ekspor kayu sebesar 3,42, kondisi ekonomi 3,89, dan kesempatan kerja 3,40. Hal ini mengindikasikan bahwa para responden berpandangan bahwa kondisi ekonomi cukup memengaruhi perkembangan industri. Secara umum, kebijakan ekspor kayu dan kondisi ekonomi diperkirakan membawa pengaruh positif bagi bertambahnya kesempatan kerja. Dengan adanya kebijakan ekspor yang lebih memadai dan stabilitas ekonomi yang lebih baik, prospek peningkatan penyerapan tenaga kerja pada sektor pengolahan kayu di Jawa Timur akan makin terbuka lebar.



